Blogger Dan Konservasi Sumber Daya Air

10 Dec 2011

Sekilas Tentang Air

Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah menuju laut.


Dari Air Sumur Sampai Air Pegunungan
Tinggal di sebuah desa yang di kelilingi pegunungan, membuat penduduk tempat saya tinggal betul-betul faham bagaimana memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya, khususnya air yang menjadi salah satu kebutuhan pokok.
Dulu ketika masih kecil, saya menggunakan fasilitas sumur sedalam 13 meter memenuhi kebutuhan sehari-hari, dari memasak, MCK,mencuci, dan masih banyak lain. Seiring dengan perubahan waktu, ternyata pola pikir masyarakat pun berubah, yang tadinya memanfaat sumur, masyarakat sekitar mulai memanfaat sumber-sumber mata air yang berada di pegunungan. Dari situlah, sebuah ide muncul. Bagaimana agar air yang melimpah di pegunungan itu bisa di salurkan ke rumah-rumah penduduk tanpa harus menimba sumur yang rata-rata dalamnya sampai 10 meter. Untuk mewujudkan rencana tersebur, akhirnya di bangun lah sebuah penampungan besar di area sumber mata air tersebut, dari penampungan tersebut di alirkan kembali dengan menggunakan pipa-pipa besar yang di bagi dalam beberapa titik. Pipa-pipa dari pegunungan tersebut di alirkan lagi di sebuah penampungan yang berukuran 2000liter yang di tempatkan dalam titik tertentu di perkampungan masyarakat sekitar. Dari penampungan 2000liter itu, nanti di bagi kembali dengan menggunakan pipa-pipa kecil yang langsung di salurkan ke rumah-rumah warga sekitar. Dengan demikian, setiap warga tinggal membuka kran dan air bisa langsung bisa di manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Itulah sekilas bagaimana kerja keras masyarakat tempat tinggal ku di Pekon Ngarip, Ulubelu Tanggamus Lampung untuk memenuhi kebutuhan air yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Dan lebih luar biasanya lagi adalah, semua biaya dari pengadaan fasilitas tersebut swasembada masyarakat tanpa campur tangan dari pemerintah. Semuanya di laksanakan dengan sistem gotong royong.
Tapi dari gotong royong tersebut kini masyarakat tidak perlu kuatir akan musim kemarau yang terkadang ‘menakutkan’ bagi beberapa daerah di Indonesia. Dengan di bangunnya fasilitas air dari pegunungan tersebut kini masyarakat tinggal menikmati kerja keras mereka baik dari dana, tenaga dan pikiran. Sebuah sistem pengairan yang tidak membutuhkan sebuah teknologi.
Meski awalnya ada juga kendalanya, salah satunya adalah, aliran air yang kecil sampai ke rumah-rumah warga, sehingga terkadang menjadi masalah kalau ingin manggunakan air dengan kebutuhan yang banyak. Tapi, seiring berjalan waktu, masalah itu kini sudah bisa di selesaikan dengan memperbesar pipa-pipa yang mengalirkan air tersebut dan penampungan air yang di letakkan di dataran yang lebih tinggi.

Blogger dan Konservasi Sumber Daya Air

Tidak bisa di pungkiri, dunia internet (online) sudah menjadi makanan sehari-hari di Indonesia. Baik dari jaringan sosial, blog, website, dan lain-lain. Dengan adanya jaringan internet, banyak hal yang bisa dilakukan seorang blogger dalam mengkampanyekan suatu kegiatan. Hubungannya dengan konservasi sumber daya air apa?
Konservasi adalah upaya yang dilakukan manusia untuk melestarikan atau melindungi alam.
Sedangkan menurut ilmu lingkungan, Konservasi adalah :

1. Upaya efisiensi dari penggunaan energi, produksi, transmisi, ataudistribusi yang berakibat pada pengurangan konsumsi energi di lain pihak menyediakan jasa yang sama tingkatannya.
2. Upaya perlindungan dan pengelolaan yang hati-hati terhadap lingkungan dan sumber daya alam
3. (fisik) Pengelolaan terhadap kuantitas tertentu yang stabil sepanjang reaksi kiamia atau transformasi fisik.
4. Upaya suaka dan perlindungan jangka panjang terhadap lingkungan
5. Suatu keyakinan bahwa habitat alami dari suatu wilayah dapat dikelola, sementara keaneka-ragaman genetik dari spesies dapat berlangsung dengan mempertahankan lingkungan alaminya.
sumber : Wikipedia

Apa yang meski kita (blogger) lakukan demi menjaga sumber daya air di bumi kita ini,
1. Hemat air
2. Membuat resapan-resapan air
3. Penghijauan dan tidak merusak habitat alam (hutan)
4. Memanfaatkan sumber mata air yang sudah ada

Selain cara di atas, tentu kita juga bisa melakukan kampanye-kampanye tentang pelestarian alam ini. Baik lewat jejaring sosial, blog, website, betapa pentingnya sumber daya air yang harus kita jaga demi anak cucu kita kelak. Sehingga jangan sampai air yang kita kosumsi dari air yang kurang berkualitas seperti yang sudah mulai terjadi di kota-kota besar. Meski dengan teknologi canggih, tetap saja pemanfaat air dari sisa limbah atau dari sungai-sungai yang kotor menjadi sangat beresiko kita kita konsumsi secara continue.
Kalau tidak kita lagi, siapa yang akan menjaga dan melestarikan alam ini? Jangan sampai pelestarian alam hanya celoteh belaka.

Mari kita sadarkan diri betapa pentingnya air dalam kehidupan ini. Dengan memahamai betapa pentingnya air, maka kita harus mulai menjaga sumber daya air yang sudah Tuhan karuniakan kepada kita di Indonesia ini. Kita bisa !!

Blog Writing Competition


TAGS Gogreen konservasi sumber daya air


-

Author

Follow Me